Jakarta – PT Liga Indonesia Baru menanggapi soal rencana adanya tiket berasuransi untuk penonton di Liga 1. Menurutnya hal itu tergantung inisiatif klub.

Kericuhan suporter di laga Arema FC melawan Persib Bandung menelan banyak korban yang mengalami luka-luka akibat bentrok dengan match steward. Akibatnya Manajemen Arema FC yang menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

Manajemen Arema pun langsung berinisiatif untuk menyorong adanya asuransi tiket penonton. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Chief Operation Officer LIB Tigorshalom Boboy mengatakan tiket berasuransi sempat ada di kompetisi tahun lalu. Itu karena adanya sponsor dari perusahaan asuransi yang bekerja sama.

“Yang wajib ada asuransi itu pemain dan ofisial. Kalau untuk penonton sebenarnya sudah ada di tahun lalu. Tapi untuk tahun ini, mungkin bisa ditanyakan kepada klub,” ujar Tigor saat dihubungi, Selasa (17/4/2018).

“Sebenarnya inisiatif bisa datang dari klub. Tahun lalu kebetulan ada sponsor kompetisinya perusahaan asuransi. Jadi bisa sekalian kerjasama,” sambungnya.

Tigor pun tak menutup kemungkinan untuk menyorong adanya tiket berasuransi special penonton. Kericuhan suporter memang bukanlah pertama kalinya di kompetisi Indonesia.

“Mungkin sekali ya,” tutupnya.

(ads/mrp)




NO COMMENTS