Manchester – Kekalahan mengejutkan atas WBA terjadi hanya sepekan setelah Red Devils menjungkalkan Manchester City. MU terbuai dengan kemenangan gemilang di Etihad Stadium.

MU terancam dapat malu besar saat bertamu ke Manchester City, pekan lalu. David De gea tak boleh ant menang jika tak mau City merayakan titel juara Premier League di hadapan mereka.

Meski tertinggal dua gol lebih dulu, MU pada akhirnya bisa membalikkan keadaan dan unggul 3-2. Itu merupakan salah satu hasil terbaik yang didapat ‘Setan Merah’ musim ini.

Tapi sepekan berselang MU malah dapat hasil mengecewakan. Bertanding di Old Trafford menjamu tim juru kunci, West Bromwich Albion, MU tumbang 0-1. Titel juara pun melayang ke tangan City.

“Saya sudah memenangi delapan titel dan saya tidak berada di awang-awang hanya karena mengalahkan Manchester City. Saya melihat banyak orang terbuai karena kemenangan atas City,” ucap Mourinho usai laga.

“Anda bisa melihat sikap para pemain dibandingkan dengan pekan lalu. Kami layak dihukum (atas sikap itu), tapi kekalahan ini terlalu menyesakkan,” lanjut Mourinho dikutip dari BBC.

Menjaga momentum dan menjaga konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah untuk diselesaikan MU musim ini. Pada awal Maret mereka sukses mengalahkan The Reds di Premier League, namun tiga hari berselang MU tersingkir di tangan Sevilla. Kedua pertandingan itu dilangsungkan di Old Trafford secara berurutan.

Lepasnya titel juara Primier League tak berarti musim MU sudah berakhir. Mereka masih punya kans juara di Piala FA, selain itu MU juga harus memperjuangkan posisi di the big four demi tiket Liga Champions musim depan.

(din/ran)




NO COMMENTS